Hai, Travelers! Sebagai tim dari Travellerscantik, aku selalu punya misi buat nemuin tempat-tempat unik yang bisa jadi hidden gem. Kebetulan banget, akhir pekan lalu aku lagi main ke daerah Magelang dan mampir ke cafe punya teman lamaku, namanya Kedai Bukit Rhema. Awalnya, niatku cuma mau ngopi cantik sambil melepas penat dengan pemandangan perbukitan. Tapi siapa sangka, aku malah diajak berpetualang ke tempat yang paling tak terduga: atap kafenya! Ternyata, ini bukan sekadar cafe di Borobudur, ini adalah cafe hidroponik dengan cerita seru di baliknya.
Bukan Sekadar Cafe Biasa di Borobudur
Dari luar, Kedai Bukit Rhema ini sudah kelihatan nyaman banget. Suasananya homey, dengan sentuhan kayu dan pemandangan hijau yang bikin betah. Aku pesan kopi dan duduk santai, ngobrol ngalor-ngidul sama temanku yang punya tempat ini. Di tengah obrolan, dia tiba-tiba senyum dan bilang, “Eh, mau lihat sesuatu yang seru nggak? Di atas.” Tentu saja aku langsung bilang mau!
Diajak “Blusukan” ke Atap: Ada Kebun Hidroponik Tersembunyi!
Aku pikir “di atas” itu mungkin semacam rooftop biasa untuk nongkrong. Ternyata, begitu sampai di atap, aku langsung melongo. Di sana, di bawah langit Magelang yang cerah, terhampar puluhan pipa putih dengan deretan sayuran hijau super segar! Ada selada dan pokcoy yang kelihatannya sehat dan gemuk-gemuk banget.

“Ini panen pertama kami!” kata temanku dengan bangga. Wow! Aku datang di saat yang tepat banget. Sebuah kebun hidroponik di atap sebuah kafe? Konsep cafe hidroponik ini benar-benar keren dan beda dari yang lain.
Ikut Panen Perdana: Panas Terik yang Terbayar Lunas!
Tanpa pikir panjang, aku langsung menawarkan diri buat bantu. Di sana, aku kenalan sama salah satu karyawannya yang ramah banget, namanya Mbak Naila. Dia yang selama ini merawat “anak-anak hijau” ini setiap hari.

Awalnya sempat kepikiran, “Wah, panas banget nih panen di atap siang-siang!”, tapi begitu mulai memetik sayuran pertama, semua rasa panas itu langsung hilang. Ada sensasi kepuasan yang luar biasa!
Baca Juga :Itinerary 3 Hari 2 Malam Jogja Magelang
Pengalaman seru ikut panen hidroponik ini nggak akan kulupakan:
- Sensasi Memetik Langsung: Aku bisa merasakan sendiri renyahnya batang pokcoy saat dipotong dan melihat daun selada yang segar banget. Beda jauh sama yang biasa kita lihat di supermarket.
- Belajar dari Ahlinya: Sambil panen, aku ngobrol banyak sama Mbak Naila. Dia cerita gimana serunya merawat tanaman-tanaman ini dari benih kecil sampai sebesar sekarang. Insight baru buatku!
- Hasil yang Memuaskan: Melihat keranjang-keranjang terisi penuh dengan sayuran hijau segar hasil panen kami bareng-bareng, rasanya puas banget!
Meskipun keringat bercucuran, pengalaman ikut panen hidroponik ini jadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalananku. Ini bukan sekadar konten, tapi sebuah pengalaman otentik.
Dari Kebun ke Piring: Mencicipi Menu Baru Cake Strawberry
Setelah “kerja keras” di atap, temanku memberiku kejutan lain. “Nih, cobain. Menu baru kami, buat perayaan panen pertama,” katanya sambil menyodorkan sepiring cake strawberry yang cantik banget.
Sebagai penutup petualangan hari itu, cake ini benar-benar sempurna. Krimnya lembut, bolunya empuk, dan yang paling juara adalah rasa manisnya yang pas, diimbangi dengan sedikit asam segar dari buah stroberi asli. Meskipun cakenya bukan dari kebun hidroponik (mereka belum tanam stroberi, hehe), tapi ini jadi simbol bahwa semua yang disajikan di sini dibuat dengan hati.

Kenapa Kedai Bukit Rhema Wajib Masuk Itinerary Kamu?
Kalau kamu lagi cari cafe di Borobudur dan sekitarnya, aku sangat merekomendasikan tempat ini. Bukan cuma karena kopi dan makanannya enak, tapi karena pengalaman yang ditawarkan.
- Konsep Unik: Di mana lagi kamu bisa nemu cafe hidroponik yang memperbolehkan kamu melihat langsung kebunnya di atap?
- Pengalaman Berbeda: Kamu bisa belajar hal baru dan merasakan sensasi “from farm to table” secara nyata.
- Suasana Nyaman: Tempatnya cocok banget buat kerja, nongkrong bareng teman, atau sekadar melarikan diri dari hiruk pikuk kota.
Tanya Jawab Singkat (FAQ)
T: Di mana lokasi persis Kedai Bukit Rhema? J: Kedai Bukit Rhema berada di area wisata Bukit Rhema (Gereja Ayam), jadi sangat mudah ditemukan jika kamu sedang berwisata di sekitar Candi Borobudur.
T: Apakah pengunjung umum bisa melihat kebun hidroponiknya? J: Sebaiknya tanyakan dulu pada staf atau pemiliknya. Karena lokasinya di atap, mungkin ada pertimbangan keamanan. Tapi mereka sangat ramah, jadi jangan ragu bertanya!
Penutup: Lebih dari Sekadar Secangkir Kopi
Perjalananku ke Kedai Bukit Rhema mengajarkanku bahwa tempat terbaik seringkali menawarkan lebih dari apa yang terlihat. Aku datang untuk secangkir kopi, tapi pulang membawa cerita panen sayur, teman baru, dan perut yang bahagia karena cake strawberry terenak.
Ini adalah bukti bahwa cafe di Borobudur ini lebih dari sekadar tempat singgah, ini adalah sebuah destinasi dengan jiwa.
Punya pengalaman nemu cafe unik seperti ini di perjalananmu? Cerita dong di kolom komentar! Dan kalau kamu suka artikel ini, jangan lupa bagikan ke teman-teman travelingmu ya!