HomeMakanan EnakTempat Makan di Wonosobo Saat Lebaran: Hangatnya Lontong Tetel di Udara Sejuk

Tempat Makan di Wonosobo Saat Lebaran: Hangatnya Lontong Tetel di Udara Sejuk

Wonosobo itu tipe kota yang bikin kamu pengin jalan pelan. Udara biasanya sejuk, jalannya naik-turun, dan di banyak sudut ada pemandangan hijau yang bikin mata istirahat. Jadi pas banget kalau momen Lebaran kamu ingin cari tempat makan di Wonosobo yang bukan cuma “kenyang”, tapi juga enak buat duduk santai bareng keluarga.

Mencari tempat makan di perkotaan sudah biasa. Nah, mencoba makan di Wonosobo yang hawanya lebih adem dan view nya sering hijau bisa jadi pengalaman yang terasa beda, apalagi setelah seharian silaturahmi.

Kenapa suasana Wonosobo bikin makan keluarga terasa lebih menyenangkan

Saat Lebaran, ritme jalan-jalan biasanya unik. Pagi buat ketemu keluarga, siang mulai keliling, sore kadang hujan tipis atau kabut turun. Di Wonosobo, kondisi seperti itu justru bikin kamu kepikiran makanan hangat yang berkuah.

Di kota yang sering disebut “dingin”, makanan berempah dan kuah gurih memang terasa lebih pas di badan. Salah satu liputan bahkan menyinggung lontong tetel sebagai menu yang cocok untuk menghangatkan tubuh.

Baca Juga : 3 Rekomendasi Cafe di Wonosobo saat Libur Lebaran: Ngopi Adem, Suasana Pelan, Lanjut ke Bukit Rhema

Tempat Makan di Wonosobo yang hangat: Lontong Tetel

Kalau kamu lagi browsing tempat makan di Wonosobo saat Lebaran, nama “Lontong Tetel” sering muncul. Lokasinya banyak dicantumkan di Jl. Sabuk Alu No.39, Wonosobo Timur.

Ada sumber yang menyebut tempatnya strategis, masih di pusat kota, dan jaraknya sekitar 5 menit dari Alun-alun Wonosobo.

Banyak yang datang bukan cuma karena menunya, tapi juga karena view-nya. Ada tulisan yang menyebut kamu bisa menikmati pemandangan gunung (termasuk Sumbing) dari dalam resto.

Kotak info singkat

  • Nama tempat: Lontong Tetel (Wonosobo)
  • Alamat yang sering dicantumkan: Jl. Sabuk Alu No.39, Wonosobo Timur
  • Patokan: disebut berada di depan kantor KPUD setempat
  • Jam buka: ada sumber yang menulis 07.30–21.00 (beberapa konten juga menyebut sampai 21.30; cek ulang sebelum berangkat)
  • Reservasi: akun Instagram @lontongtetel mencantumkan nomor reservasi 0813-5342-0999 (cek ulang sebelum berangkat)
Baca Juga :  Serunya Berburu Makanan Lezat di Lampung

Mengapa memilih Lontong Tetel Sebagai Tempat Makan di Wonosobo

Alasan paling sederhana: ini makanan berkuah, hangat, dan mudah diterima banyak umur. Saat kamu datang bareng keluarga besar, biasanya ada yang suka pedas, ada yang pengin gurih saja, ada juga yang butuh menu “aman” buat anak.

Di beberapa sumber, Lontong Tetel punya pilihan kuah yang bisa disesuaikan. Ada yang disebut “kuah seger” dan ada juga “kuah kemlecer” yang lebih kental, gurih, dan pedas.

Selain itu, udara Wonosobo yang sejuk bikin menu berkuah terasa makin masuk. Itu kenapa tempat makan seperti ini sering dipilih saat libur panjang, termasuk Lebaran.

Cocok untuk siapa?

  • Keluarga yang habis silaturahmi dan pengin makan yang “ngenyangin” tapi tetap nyaman.
  • Kamu yang bawa orang tua dan butuh menu berkuah yang hangat dan nggak ribet.
  • Kamu yang bawa anak dan butuh tempat duduk yang enak buat makan pelan-pelan (plus bisa foto bareng).

Ada apa saja yang tersaji dalam sepiring Lontong Tetel?

tempat makan di wonosobo
Lontong Tetel

Kalau kamu belum familiar, “tetel” itu merujuk ke tetelan—bagian daging yang biasanya dekat tulang, dipotong kecil, lalu dimasak sampai empuk. Di beberapa liputan, lontong tetel digambarkan sebagai lontong yang dipadukan dengan tetelan/irisan daging, lalu disiram kuah.

Yang bikin banyak orang penasaran ada di kuahnya. Ada tulisan yang menyebut lontong tetel disajikan dengan kuah santan oseng pedas, plus taburan topping seperti wortel dan kacang polong.

Soal pilihan daging, variasinya lumayan fleksibel. Ada yang menulis kamu bisa pilih ayam, sapi, sampai babat/iso dan tengkleng kambing.

Catatan kecil soal harga

Untuk kisaran, ada liputan yang menyebut porsi lontong tetel bervariasi tergantung daging: sekitar Rp15–20 ribu, dan ada varian tertentu yang lebih mahal. Anggap saja ini patokan kasar, karena harga bisa berubah saat high season seperti Lebaran.

Selain keluarga, apakah bisa untuk rombongan?

Bisa saja, tapi kuncinya komunikasi. Saat Lebaran, jam makan itu sering meledak—jadi rombongan lebih aman kalau kamu mengabari dulu atau datang di jam “tanggung” (misalnya sebelum makan siang ramai atau selepas Asar).

Dari sisi kebiasaan tempatnya, ada info reservasi yang dicantumkan di akun Instagram mereka. Ini bisa kamu manfaatkan kalau kamu datang bareng keluarga besar, komunitas, atau rombongan kecil.

Kalau rombongan kamu membawa kendaraan besar, mending tanya dulu soal akses dan parkir. Bukan karena pasti tidak bisa, tapi karena area kota dan bahu jalan tiap tempat beda-beda.

Bagaimana rute dan area parkir di sana?

Soal rute, yang paling gampang: arahkan Google Maps ke “Lontong Tetel” atau langsung ke Jl. Sabuk Alu No. 39. Ada sumber yang menulis jaraknya sekitar 5 menit dari Alun-alun Wonosobo, jadi cukup enak dijadikan “pit stop” sebelum lanjut jalan.

Baca Juga :  Rekomendasi Tempat Makan Terdekat di Bandung yang Wajib Dicoba

Patokan yang sering disebut adalah depan kantor KPUD setempat. Ini membantu banget kalau kamu baru pertama kali masuk area Sabuk Alu.

Untuk parkir, beberapa sumber menyebut pengunjung sering parkir di tepi jalan. Di konten pengunjung, parkir juga sempat disebut sekitar Rp2.000, tapi tetap anggap ini info yang bisa berubah tergantung kebijakan dan momen ramai.

Tips parkir saat Lebaran

Datang lebih awal itu penyelamat. Kalau kamu datang pas jam puncak, yang bikin capek bukan antre makan, tapi muter cari ruang parkir dan harus menenangkan anak yang sudah kelaparan.

Kalau kamu bawa lansia, turunkan dulu di depan, baru cari parkir. Ini kecil, tapi efeknya besar buat mood keluarga.

Baca Juga : Destinasi wisata saat Lebaran di Magelang

Sudut foto terbaik untuk foto bersama keluarga

Wonosobo itu photogenic tanpa harus dibuat-buat. Apalagi kalau kamu dapat cuaca cerah setelah hujan—langit bersih, udara segar, dan gunung kelihatan.

Ada sumber yang menyebut interior kaca yang luas, jadi kamu bisa lebih leluasa melihat pemandangan dari dalam.
Nah, spot foto yang enak biasanya dekat area kaca/jendela, supaya background hijau atau langit Wonosobo masuk natural.

Kalau kamu ingin foto “keluarga lengkap” yang rapi, coba cari sudut yang menghadap view gunung. Ada sumber yang menyebut dari dalam resto kamu bisa menikmati view gunung (termasuk Sumbing) sambil makan.

Waktu foto yang paling aman

  • Pagi (sekitar setelah buka): cahaya masih lembut, tempat biasanya belum terlalu ramai.
  • Sore menjelang magrib: vibe hangat, kadang dapat siluet gunung kalau cuaca cerah.

FAQ – Pertanyaan Yang Sering Muncul

Lontong Tetel itu seperti apa, dan cocoknya untuk siapa?

Lontong Tetel adalah hidangan lontong dengan kuah gurih dan potongan daging/tetelan. Cocok untuk kamu yang liburan Lebaran bareng keluarga dan pengin makan hangat yang “masuk” di banyak umur.

Apa saja isi sepiring Lontong Tetel, dan apakah aman untuk anak?

Umumnya terdiri dari lontong, kuah gurih, dan isian daging/tetelan plus pelengkap. Kalau kamu bawa anak, aman-aman saja selama kamu memastikan pilihan kuahnya tidak terlalu pedas—paling gampang, tanya pelayan soal rasa/tingkat pedas sebelum pesan.

Selain keluarga, apakah bisa untuk rombongan?

Bisa, tapi momen Lebaran biasanya ramai. Kalau kamu datang rame-rame (apalagi lebih dari 10 orang), lebih aman hubungi dulu tempatnya/cek kanal resminya supaya soal tempat duduk dan waktu datangnya lebih enak.

Bagaimana rute dan parkirnya kalau datang saat Lebaran?

Rute paling praktis: ketik “Lontong Tetel Wonosobo” di Google Maps biar dapat jalur terbaru. Untuk parkir, karena suasana Lebaran sering padat, datang lebih awal itu kunci; kalau bawa lansia/anak kecil, turunkan dulu di depan baru cari parkir.

Sudut foto terbaik untuk foto keluarga di sana di mana?

Kalau kamu ingin foto keluarga yang rapi, cari spot dengan cahaya natural: dekat jendela/area yang menghadap pemandangan hijau. Waktu yang biasanya paling aman untuk foto: pagi (tempat belum terlalu penuh) atau sore saat cahaya lebih lembut.

Pilihan yang “aman” kalau kamu pengin makan hangat sambil lihat hijau

Kalau Lebaran kali ini kamu pengin suasana yang beda, Wonosobo punya paket lengkap: udara sejuk, pemandangan hijau, dan makanan berkuah yang bikin badan nyaman. Lontong Tetel bisa jadi opsi tempat makan di Wonosobo yang cocok buat momen keluarga, terutama kalau kamu pengin makan tanpa tergesa-gesa.

Saran terakhir dari aku: cek jam buka terbaru dan kondisi parkir dulu, lalu datang lebih awal. Jadi kamu bisa makan lebih santai, foto bareng keluarga, dan lanjut perjalanan tanpa drama.

Keep exploring...

Places to travel

Gereja Ayam bukit rhema 2024

Gereja Ayam

Bukit Rhema Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Rp 25.000,-
Wanawatu

Wanawatu

Sumberwatu, Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572
Rp 50K - Rp 150K

Kedai Bukit Rhema

Bukit Rhema Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Rp 10K - Rp 100K

Related Articles

Tempat Bukber di Wonosobo yang Nyaman Buat Kumpul Bareng

empat bukber di Wonosobo untuk keluarga, teman, dan pasangan: rekomendasi lokasi nyaman, menu, fasilitas, kisaran harga, dan tips reservasi.

3 Rekomendasi Cafe di Wonosobo saat Libur Lebaran: Ngopi Adem, Suasana Pelan, Lanjut ke Bukit Rhema

Rekomendasi cafe di Wonosobo saat libur Lebaran: 3 spot ngopi sejuk, cara cek fasilitas & rute, waktu terbaik berkunjung, lanjut ke Bukit Rhema.

Destinasi wisata saat libur lebaran di Wonosobo: rute santai dari Telaga Menjer sampai Borobudur Di Tahun 2026

Rute santai destinasi wisata saat libur lebaran di Wonosobo: Telaga Menjer, Candi Arjuna, Kawah Sikidang, lanjut Borobudur & makan di Kedai Bukit Rhema.

Cafe Magelang Kota untuk WFC Yang Nyaman: WiFi Kencang dan Banyak Colokan

Magelang kota punya ritme yang unik. Tidak terlalu ramai seperti kota besar, tapi juga...

Wisata Hits Magelang: Bukit Rhema Gereja Ayam Kurahan Kembanglimus Kabupaten Magelang Jawa Tengah

bukit rhema gereja ayam kurahan kembanglimus kabupaten magelang jawa tengah, Wisata yang sangat indah akan pemandangan Gunung dan Perbukitan sekitar.

Review Kurnia Seafood Jogja: Rekomendasi Kuliner Keluarga

Menemukan Permata Kuliner Seafood Jogja untuk KeluargaYogyakarta memang identik dengan Gudegnya yang manis dan...

Menikmati Senja dan Kopi di Kaki Pegunungan Menoreh: 4 Spot Favorit untuk Melepas Penat

Aku lagi butuh napas sebentar dari bising kota, jadi aku memilih melipir ke Pegunungan Menoreh di barat Yogyakarta.

Ini Tips Ke Punthuk Setumbu Dan Waktu Kedatangan Persiapan Penting yang Perlu Travellers Tahu

Panduan Punthuk Setumbu Sunrise: jam datang terbaik, barang wajib dibawa, tips menikmati kabut Borobudur tanpa keteteran + ide itinerary pagi.