Sebuah Penemuan Tak Terduga dalam Perjalanan Pulang
Halo teman-teman penjelajah rasa! Selamat datang kembali di blog perjalanan saya. Awal tahun ini dimulai dengan sebuah petualangan keluarga yang sangat berkesan. Setelah puas menghabiskan waktu menikmati keindahan alam dan sejarah di kawasan Magelang, tiba saatnya kami harus bergegas menuju ke arah selatan. Tujuan utama kami adalah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo untuk mengejar jadwal penerbangan pulang.
Perjalanan dari Magelang menuju YIA biasanya memakan waktu yang lumayan, apalagi jika kita melewati jalur darat yang membelah area Jawa Tengah. Saat mobil kami memasuki wilayah Kabupaten Purworejo, perut mulai memberikan sinyal-sinyal lapar yang tidak bisa diajak kompromi lagi. Kamu pasti tahu rasanya kan? Perasaan lapar yang muncul di tengah perjalanan jauh itu seringkali membuat kita ingin segera menemukan tempat makan yang nggak cuma mengenyangkan, tapi juga punya rasa yang otentik dan tempat yang nyaman untuk selonjoran sejenak.

Saat melintasi jalan raya utama, mata saya tertuju pada sebuah plang restoran yang cukup mencolok: RM. Ayam Bumbu Kuning Purworejo. Dari luar, bangunannya terlihat cukup luas dan ramai oleh kendaraan yang terparkir. Biasanya, ini adalah indikator valid kalau makanannya enak. Tanpa pikir panjang, saya langsung meminta keluarga untuk memutar kemudi dan mampir ke sana. Siapa sangka, keputusan impulsif ini justru membawa kami ke sebuah destinasi kuliner yang ternyata punya sejarah istimewa.
Lokasi Strategis dan Suasana yang Homey
Salah satu poin plus pertama yang saya rasakan saat sampai di RM Ayam Bumbu Kuning Purworejo adalah lokasinya yang sangat strategis bagi para pelancong. Jika kamu sedang dalam perjalanan lintas provinsi atau menuju bandara seperti saya, tempat ini berada di jalur yang sangat mudah diakses. Kamu bisa mengecek detail lokasinya melalui Google Maps untuk memastikan rute tercepat dari posisi kamu.
Area parkirnya luas banget! Ini penting sekali, terutama buat kamu yang membawa mobil pribadi atau bahkan datang bersama rombongan bus pariwisata. Saya tidak perlu pusing mencari celah sempit untuk memarkir mobil keluarga kami. Begitu turun, udara sejuk khas daerah Purworejo menyambut kami, menambah nafsu makan yang memang sudah membuncah.

Masuk ke dalam area restoran, suasana “homey” dan tradisional langsung terasa. Tempatnya sangat luas dengan penataan meja dan kursi yang memberikan ruang gerak cukup lebar antar pengunjung. Tidak terasa pengap sama sekali. Bagi saya yang bepergian dengan keluarga besar, kenyamanan ruang seperti ini adalah prioritas utama agar anak-anak tidak rewel dan orang tua bisa istirahat dengan tenang sebelum melanjutkan perjalanan.
Kejutan Plakat Kepresidenan
Ada satu hal yang membuat saya terkejut dan sedikit tidak percaya saat masuk lebih dalam ke area kasir. Di sana, terpasang sebuah plakat yang cukup prestisius. Ternyata, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo (Jokowi), pernah singgah dan makan di rumah makan ini! Wah, seketika ekspektasi saya terhadap rasa makanannya langsung melonjak tajam.
Jika seorang Presiden saja pernah memilih tempat ini sebagai perhentian kulinernya di Kabupaten Purworejo, maka sudah pasti ada sesuatu yang istimewa dengan menu yang ditawarkan. Informasi ini seolah menjadi jaminan mutu bahwa kebersihan, pelayanan, dan tentu saja cita rasa di RM Ayam Bumbu Kuning ini tidak main-main. Saya pun semakin tidak sabar untuk segera memesan menu andalan mereka.

Review Menu: Ayam Bakar yang Bumbunya Meresap Sampai ke Tulang
Menu utama yang wajib dicoba di sini tentu saja adalah ayamnya. Namun, kali ini pilihan saya jatuh pada menu Ayam Bakar. Saya memesan paket lengkap yang sudah termasuk nasi, tempe, dan minuman. Begitu pesanan datang, aroma harum dari proses pembakaran ayam yang berpadu dengan bumbu kuning khasnya langsung menusuk hidung. Menggoda sekali!
Cita Rasa Bumbu Kuning yang Khas
Satu hal yang membedakan ayam bakar di sini dengan tempat lain adalah penggunaan bumbu kuningnya. Biasanya ayam bakar identik dengan kecap manis saja, tapi di sini, bumbu kuningnya terasa sangat dominan dan meresap hingga ke bagian serat daging terdalam. Tekstur daging ayamnya sangat empuk, tidak alot sama sekali, yang menandakan proses memasaknya dilakukan dalam waktu yang pas dan dengan teknik yang benar.
Rasa manis, gurih, dan sedikit sentuhan rempah tradisional berpadu harmonis di setiap gigitan. Tempe yang disertakan dalam paket juga digoreng dengan tingkat kematangan yang pas, menjadi pelengkap sempurna untuk ayam bakarnya. Tidak lupa sambalnya yang memberikan tendangan pedas yang pas, tidak sampai membuat lidah terbakar tapi sukses membuat keringat menetes saking nikmatnya.
Bagi kamu yang penasaran bagaimana visual lengkap dan suasana saat saya mencicipi menu-menu di sini, kamu bisa tonton video review singkatnya di atas. Terlihat jelas kan betapa menggoda warna kuning keemasan dari bumbunya?
Daftar Harga dan Paket Hemat
Bicara soal harga, menurut saya RM Ayam Bumbu Kuning Purworejo ini sangat ramah di kantong, apalagi jika melihat porsi dan kualitas rasa yang didapatkan. Berikut adalah perkiraan harga dan paket yang bisa kamu temukan (harga dapat berubah sewaktu-waktu):
- Paket Ayam Bakar/Goreng: Mulai dari Rp 25.000 – Rp 35.000 (Sudah termasuk nasi, tempe, lalapan, dan minum).
- Ayam Per Potong: Rp 18.000 – Rp 22.000.
- Menu Tambahan (Ati Ampela, Tahu, Tempe): Rp 2.000 – Rp 10.000.
- Aneka Minuman (Es Teh, Es Jeruk, Jus): Rp 5.000 – Rp 15.000.
Dengan harga segitu, kamu sudah bisa makan enak dan kenyang di tempat yang pernah disinggahi orang nomor satu di Indonesia. Benar-benar “value for money” yang luar biasa menurut saya!

Rute Menuju Lokasi dari Magelang ke YIA
Jika kamu berencana mengikuti jejak perjalanan saya dari Magelang menuju Bandara YIA, rutenya cukup sederhana. Kamu bisa mengambil jalur Salaman menuju Purworejo. Perjalanan ini menyuguhkan pemandangan perbukitan yang hijau dan udara yang segar. Begitu sampai di pusat kota Purworejo, kamu bisa mengarahkan kendaraan menuju jalan raya yang menghubungkan Purworejo dengan daerah pesisir atau jalur utama menuju Yogyakarta.
Restoran ini terletak di pinggir jalan besar, sehingga sangat sulit untuk dilewatkan. Parkirannya yang luas seringkali dipenuhi oleh mobil-mobil berplat luar kota, yang menunjukkan betapa populernya tempat ini sebagai titik transit kuliner. Jika kamu datang dari arah sebaliknya (dari YIA menuju Magelang), tempat ini juga menjadi pilihan sarapan atau makan siang yang sangat ideal sebelum menanjak ke arah perbukitan.
Tips Berkunjung ke RM Ayam Bumbu Kuning Purworejo
Agar pengalaman makan kamu semakin maksimal, ada beberapa tips yang bisa saya bagikan berdasarkan kunjungan kemarin:
- Datang di Jam Tanggung: Jika kamu ingin suasana yang lebih tenang, cobalah datang sedikit di luar jam makan siang (pukul 11.00 – 13.00) karena pada jam tersebut restoran biasanya sangat ramai.
- Coba Ayam Bakarnya: Meskipun mereka punya ayam goreng, saya sangat merekomendasikan Ayam Bakar Bumbu Kuning-nya. Itu adalah ‘signature dish’ yang membuat tempat ini beda dari yang lain.
- Beli Oleh-Oleh: Di sekitar area restoran biasanya juga terdapat penjual camilan khas Purworejo, jangan ragu untuk sekalian melihat-lihat.
- Siapkan Kamera: Jangan lupa berfoto di depan plakat Presiden Jokowi sebagai kenang-kenangan kalau kamu pernah makan di tempat yang sama dengan beliau!

Kesimpulan
Secara keseluruhan, mampir ke RM Ayam Bumbu Kuning Purworejo adalah salah satu highlight dari perjalanan keluarga saya di awal tahun ini. Dari segi rasa, bumbu kuningnya benar-benar juara dan meresap sempurna. Dari segi kenyamanan, tempat yang luas dan parkir yang memadai membuat proses transit kami menjadi sangat menyenangkan dan bebas stres.
Bagi kamu yang sedang berada di Purworejo, atau sekadar melintas dalam perjalanan panjang di Jawa Tengah, pastikan untuk menyempatkan diri mampir ke sini. Rasakan sendiri sensasi makan ayam bakar yang pernah memanjakan lidah Presiden Jokowi. Percayalah, perut kenyang, hati pun senang!
Sampai jumpa di petualangan kuliner berikutnya! Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan selama di perjalanan ya. Selamat berwisata kuliner!



